Lulusan Informatika bisa apa?

Tulisan ini dibuat setelah mendapat inspirasi dari salah seorang dosen yang sangat menginspirasi bernama Pak Budi Rahardjo biasa dipanggil Pak Beer.

Indonesia memang sudah kalah jauh dari negara-negara luar sana dalam bidang IT. Statement pertama ini akan sangat jauh apabila dibahas lebih lanjut. Mulai dari bidang ekonomi, politik, budaya, sampai sosial, bidang IT di Indonesia tidak begitu dapat berkembang dengan pesat, sampai beberapa puluh tahun lagi mungkin baru bisa, tapi itu entah kapan, seperti menunggu uang jatuh dari atas langit.

Bagaimana mungkin mengembangkan IT di Indonesia. Itu merupakan masalah pertama yang disampaikan oleh seorang engineer di bidang IT yang akan segera lulus mengarungi kehidupan nyata setelah tamat kuliah. Baru saja keluar dari kehidupan idealis, sudah dihadapkan dengan masalah sebesar batu raksasa yang jatuh dari tebing. IT di Indonesia sangat-sangat tidak menjanjikan untuk diselami. Bagaimana tidak, setiap insan yang penuh akan kreativitas tidak akan cukup kuat menghadapi pejabat-pejabat penguasa yang tidak mengerti akan perkembangan IT. Sedikit saja ada perubahan IT, bahkan bisa masuk penjara bila tidak hati-hati.

Satu kalimat penuh makna, bisa apa lulusan informatika? lulus dari kuliah saja sudah menderita dengan problematika kehidupan di negara. Ya wajar saja, para pengubah masa depan ini pergi jauh-jauh untuk mencari kehidupan. Otak-otak segar kreatif justru dipakai untuk melahirkan karya-karya luar biasa, tapi di negeri nan jauh disana, bukan di negeri sendiri.

Cukup sampai disitu saja pemikiran jelek ini. Jangan sampai negeri ini semakin rusak dengan pemikiran yang justru memperolok-olok negeri sendiri. Apabila balik bertanya, kalau seperti ini terus, siapa yang mau mengubahnya. Apakah jawabannya, bukan saya, tapi biarkan orang lain yang mengubahnya. Nampaknya jawaban itu bukanlah ciri orang yang benar-benar segar dan kreatif seperti yang dikatakan tadi. Hanya pemikir yang penakut saja.

Setiap lulusan informatika yang mencoba berkecimpung di negeri sendiri sangatlah dikhawatirkan keadaannya. Setiap gerak langkahnya ditakuti oleh hukum, undang-undang, dan peraturan-peraturan lainnya yang gelap oleh ilmu keinformatikaan. Bidang sana belum sama sekali tersentuh dengan ilmu Informatika. Ya jelas saja, bila dihadapkan dengan hukum, bidang ini justru sangatlah lemah adanya. Diserang sedikit saja sudah tidak bisa membela apa-apa. Justru ketika ingin melakukan kebaikan malah bisa jadi masuk penjara karena memang tidak ada dasar-dasar hukum atau bahkan ilmu-ilmu kenegaraan yang tersentuh oleh bidang Informatika ini. Petinggi-petinggi sana terlalu sibuk mengurusi negara, terlalu sibuk mengurusi perpolitikan yang tidak henti-hentinya, dikala negara lain justru gencar-gencarnya mengembangkan dunia IT yang sedang jadi senjata utama di era globalisasi.

Lulusan Informatika bisa apa? Jawabannya, lulusan Informatika bisa ke hukum, bisa ke ekonomi, bisa ke politik, bisa ke sosial budaya. Untuk apa? untuk mengubah negara. titik. Lulusan Informatika ini memang tidak mengerti apa-apa tentang dunia luar, tapi dunia luar ini sangatlah membutuhkan mereka, yang akan menyelamatkan teman-teman Informatika di negeri ini sekaligus memajukan negara di bidang IT.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s